Berita dan Artikel Artikel Sosial Bayi Berkepala Dua Hanya Bertahan 24 Jam

Artikel Terbaru

  • Need Flash Programmer Need Flash Programmer
        PT. Intimap Indonesia is an International technology firm that focuses on developing an Information Technology, software and solutions. Established in 2003, the company has acquired specialized skills in the area of Digital Map Imaging, GIS, GPS, Remote Positioning, Wireless Navigation, Web Development, Windows programming, Database programming. PT. Intimap Indonesia found by Virtual Map (Australia) Pty Ltd (www.virtualmap.com.au) commenced operation in Australia in 2000. As a Technology...
    Read More...
  • VGA Workstation?
    Temen-temen yang sering berkutat sama game PC pasti sering denger istilah VGA. Mulai dari ATi dengan seri 4xxx yang sekarang sudah digantikan dengan seri 5xxx, ataupun jajaran VGA NVidia GeForce sampai seri GTX. VGA tadi sering kita sebut dengan VGA Gaming. Tapi tahukah temen-temen kalau juga ada VGA yang lebih dikhususkan untuk workstation?  
    Read More...
  • Anak Terpintar di Dunia Asal Singapura Anak Terpintar di Dunia Asal Singapura
    Mungkin anda berpikir siapa sih anak terpintar di dunia pada saat ini, Gelar anak paling pintar sedunia sudah melekat di diri Ainan Cawley, yang lahir pada 23 November 1999. Anak dari Valentine Cawley asal Inggris dan Ibu Syahidah Osman asal Singapura itu menguasai kimia dan fisika saat masih berusia tujuh tahun. Kemampuan itu, dalam standar normal, baru bisa dicapai ketika usia 16 tahun. Saat ini, di usianya yang masih sepuluh tahun, Ainan melanjutkan studinya di Universitas Help di Malaysia. Read More...
  • Bayi Berkepala Dua Hanya Bertahan 24 Jam
    Tuban - Bayi laki-laki berkepala dua asal Tuban, Jatim hanya mampu bertahan selama 24 jam. Penyebab kematian bayi yang lahir sekitar pukul 02.20 WIB, Minggu (7/3/2010) karena beratnya kelainan organ tubuhnya. Padahal rencananya, pagi tadi bayi tersebut akan dirujuk ke RSU dr Soetomo Surabaya.

    "Rencananya pagi tadi akan kita rujuk ke Surabaya. Tapi Tuhan berkehendak lain, bayi itu meninggal sekitar pukul 03.15 WIB. Jika melihat kondisinya, bayi tersebut kembar namun tidak terbentuk sempurna,"...
    Read More...
  • Indonesia Channel 2009
    Solo - Pentas kesenian "Indonesia Channel 2009" yang dilakukan oleh 50 seniman asing dari 31 negara di Pamedan Puri Mangkunegaran, Kota Solo, Jawa Tengah, Minggu malam (18/10), menunjukkan kekayaan budaya Indonesia. Sejumlah tarian, musik tradisional, hingga kesenian kontemporer yang merupakan kolaborasi dari kesenian-kesenian daerah di sejumlah daerah di Indonesia, disajikan dalam sebuah pertunjukan yang diselenggarakan Departemen Luar Negeri Republik Indonesia sebagai penutup program Beasiswa...
    Read More...
  • 1
  • 2
  • 3

Bayi Berkepala Dua Hanya Bertahan 24 Jam

Tuban - Bayi laki-laki berkepala dua asal Tuban, Jatim hanya mampu bertahan selama 24 jam. Penyebab kematian bayi yang lahir sekitar pukul 02.20 WIB, Minggu (7/3/2010) karena beratnya kelainan organ tubuhnya. Padahal rencananya, pagi tadi bayi tersebut akan dirujuk ke RSU dr Soetomo Surabaya.

"Rencananya pagi tadi akan kita rujuk ke Surabaya. Tapi Tuhan berkehendak lain, bayi itu meninggal sekitar pukul 03.15 WIB. Jika melihat kondisinya, bayi tersebut kembar namun tidak terbentuk sempurna," jelas Direktur RSUD dr R.Koesma Tuban, dr Susianti kepada detiksurabaya.com saat dihubungi, Senin (8/3/2010).

Susianti menambahkan, sejak lahir kedua bayi bisa menangis dan motorik serta responnya berjalan sempurna. Keduanya juga sempat distabilkan dan diberi selang infus. Dari pengakuan orangtua bayi pihak perempuan, kata dia, memiliki keturunan anak kembar.

Sebelum ibunya, Siti Fatimah (18) melahirkan, tim dokter terlebih dulu memeriksa kondisi pasien dengan USG. Dari pemeriksaan itu diperkirakan bayi lahir dalam kondisi kembar siam. Setelah itu bayi yang memiliki berat badan 2,9 kg dan panjang 47 cm itu menjalani operasi caesar.

"Diperkirakan bayi lahir dalam kondisi kembar siam tapi ternyata kepalanya dua dengan satu tubuh," jelasnya.

Dia mengaku kondisi bayi sudah mulai drop sejak beberapa jam dilahirkan dan akhirnya tensi turun semalam. Menurunya kondisi bayi lantaran organ-organ tubuhnya tidak tumbuh dengan normal. Selain tidak memiliki anus, bayi juga memiliki satu jantung dan satu liver serta organ-organ lain yang tidak tumbuh sempurna. Dan akhirnya bayi tak mampu bertahan dan akhirnya meninggal pukul 03.15 WIB.

"Kondisinya memang berat dan drop sejak beberapa jam lahir. Dan akhirnya drop hingga semalam," tambahnya.

Sumber : http://surabaya.detik.com/read/2010/03/08/145816/1313679/475/bayi-berkepala-dua-hanya-bertahan-24-jam

Comments (2)
Write comment
Your Contact Details:
Comment:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img]   
:D:angry::angry-red::evil::idea::love::x:no-comments::ooo::pirate::?::(
:sleep::););)):0
Security
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
Departemen Riset & Teknologi
HMTC ITS Surabaya
2010