Surabaya, 23 Desember 2009 – Get Into The Technology, tema hari kedua rangkaian acara GameDev Expo yang diadakan di Aula Gedung Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya oleh Jurusan Teknik Informatika ITS yang bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Computer-Informatika ITS (HMTC).
Tema ini mewarnai Game Dev Show yang disponsori oleh Telkomsel ini, menampilkan berbagai macam permainan komputer atau game yang dibuat oleh mahasiswa Teknik Informatika itu sendiri.
Tujuh tim bertanding memperebutkan gelar tim terbaik dengan menampilkan hasil jerih payah mereka dalam pembuatan game selama sebulan yang juga merupakan tugas akhir mata kuliah Game Development dengan dosen Hadziq Fabroyir, S.Kom. Pembebasan bahasa pemrograman yang digunakan dalam pembuatan game membuat peserta dapat mengembangkan game yang mereka inginkan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Battlefield Card Duel, merupakan salah satu game berbasis 3D yang menggunakan bahasa pemrograman XNA dan diketuai oleh Mario Wahyu Prabowo. Permainan kartu yang sangat atraktif dengan menampilkan gambar 3D dari kartu ketika menyerang lawan. Game inilah yag menjadi game terbaik sesuai dengan vote penonton via SMS.

KDKK (Kejar Daku Kau Kutangkap) Run For Glory yang digawangi oleh Eky Pratama Halim merupakan sebuah game rakyat yang biasa disebut ”Bentengan”. ”Buatlah sebuah game yang ada di sekitar kita dan merupakan permainan yang sudah biasa dimainkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari”, kata Eky.
Imam Kuswardayan, seorang dosen Teknik Informatika yang kala itu juga menjadi juri dalam Game Dev Show ini juga menambahkan, ”Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sedang menunggu hasil karya mahasiswa berupa game edukasi untuk pelajar.”.
Hal tersebut dapat mengungkapkan bahwa saat ini banyak dibutuhkan sebuah pembelajaran dengan metode baru karena berkembangnya era globalisasi. Metode tersebut adalah dengan menyebarluaskan metode pembelajaran dengan game edukasi.