
Surabaya, 22 Desember 2009 - Game Dev Expo, sebuah serangkaian acara tentang pengembangan game diadakan. Bertempat di Aula Gedung Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Informasi ITS Surabaya Sebuah acara yang digawangi oleh Game Dev Club Jurusan Teknik Informatika dengan dosen pembimbing Hadziq Fabroyir, S.Kom. yang bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa teknik Computer-Informatika (HMTC) ITS Surabaya dan disponsori oleh Telkomsel. Memiliki beberapa rangkaian acara, yaitu Kuliah Tamu, Game Dev Show, dan Wii Competition yang dilaksanakan pada tanggal yang berbeda.
Kedua perusahaan tersebut sama-sama perusahaan pembuat game di Indonesia. Namun, bedanya terletak pada jenis game seperti apa dan pengembangannya. ArtLogic Games adalah free Online Flash Game Developer atau pengembang game online berbasis flash yang gratis dan dalam 2 tahun terakhir telah menghasilkan 25 game online. Sedangkan Matahari Studios Jakarta merupakan pengembang game yang dipasarkan dan menjurus kepada game arcade.
Mas Andi, begitulah panggilannya, menjelaskan tentang bagaimana membuat game yang baik. Dimulai dari orang-orang yang berperan di dalam pembuatan sebuah game, langkah-langkah pembuatan game yang baik, dan pengujian game itu sendiri. “Bisnis game adalah bisnis yang menarik dan mudah dilakukan, fee-nya pun lumayan,” ujar Mas Andi yang bekerja sebagai programmer di perusahaannya.
Ada sebuah pertanyaan dari peserta, “Bagaimana cara membuat ‘dapur tetap mengepul’ padahal Anda bekerja di bisnis free online game?”. Dengan gambling, Mas Firmansyah yang kala itu cukup diam menjelaskan bahwa mereka menerapkan advertising sistem poin dan sponsor. Maksudnya adalah, jika ada sebuah pengunjung hanya meng-klik game mereka, mereka akan mendapat poin atau keuntungan.
Ditambahkan oleh Bobi Chen yang merupakan Art Production Manager di Matahari Studios, “Sebuah ide pembuatan game harus di dasari oleh 3 hal, yaitu Keep It Simple, Playable, dan Profitable”. Buatlah sebuah game yang penerapannya berada di sekitar kita dan buat itu jauh lebih menarik jika kita mainkan di komputer. Serta buatlah sebuah permainan yang kelihatannya mudah, tapi ternyata susah dan membuat orang alin penasaran.
Satu hal yang mengakhiri kuliah tamu siang itu adalah kata-kata dari Bobi Chen yaitu “Create! Create! Creat!”. Apa maksudnya? Teruslah membuat tanpa menyerah untuk mengejar mimpi Anda.